This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 31 Mei 2011

Orang Indonesia Pertama yang Punya Mobil

Orang Indonesia pertama yang tercatat sebagai pemilik mobil adalah Sunan Solo, pada tahun 1894. Mobilnya bermerk Benz, tipe Carl Benz, beroda empat. Diperlukan waktu satu tahun persiapan pembuatannya, karena tipe ini memiliki banyak variasi sesuai dengan pesanan Sunan. John.C.Potter seorang penjual mobil mendapat kepercayaan untuk mengurusi pengirimannya dari Eropa.

Tahun 1907 salah seorang keluarga raja lain di Solo, Kanjeng Raden Sosrodiningrat membeli sebuah mobil merk Daimler. Mobil merk ini memang tergolong mobil mahal dan hanya dimiliki oleh orang-orang berkedudukan tinggi. Mobil ini bekerja dengan empat silinder sama dengan kendaraan yang dipakai oleh Gubernur Jenderal di Batavia.

Malahan ada kabar burung, bahwa dibelinya mobil Daimler tersebut oleh keluarga Sunan Solo, disebabkan karena Sunan tidak mau kalah gengsi dengan Gubernur Jenderal. Sebelumnya, ketika Gubernur masih menggunakan mobil merk Fiat atau sebuah kereta yang ditarik dengan 40 ekor kuda, tidak seorang pun berani menyainginya. Tetapi tiba-tiba saja Sunan Solo memesan mobil dari pabrik dan merk yang sama, Kanjeng Raden Sosrodiningrat memesan mobil Daimlernya lewat Prottel & Co.

Ni dia mobilnya ...


Orang Indonesia lainnya yang juga dari keluarga kesultanan yang memiliki mobil pribadi ialah Sultan Ternate pada tahun 1913. Keinginannya untuk memiliki dan mengendarai sendiri ‘kereta setan’, setelah merasakan nikmatnya duduk di kendaraan merk King Dick yang dibawa oleh seorang Belanda dalam perjalanan keliling Maluku. Sultan begitu terkesan dan langsung memesan sebuah mobil yang disesuaikan dengan kondisi daerahnya, tidak seperti King Dick yang beroda tiga, tetapi Sultan Ternate menginginkan kendaraan roda empat yang bisa dibawa kemana saja bila ia inginkan.

Ada juga orang Indonesia yang lain, sebagai pemilik mobil pertama untuk daerahnya, di Pekalongan. Namanya Raden Mas Ario Tjondro, Bupati Berebes. Di tahun 1904 mobilnya sudah kelihatan mondar-mandir di kotanya. Mobilnya merk Orient Backboard, mobil ini dilengkapi dengan persneling maju dan mundur. Tetapi hanya memiliki satu silinder dan berkekuatan delapan PK, serta menggunakan tenaga rantai untuk menggerakan roda-rodanya.


Ramainya pasar jual-beli mobil, menggugah minat para pengusaha kuat untuk bertindak sebagai importir mobil. Gagasan untuk terjun ke dalam dunia dagang sektor impor kurun waktu itu memang masih sangat langka. Disamping belum adanya kepastian hukum, juga semangat beli masih bisa dihitung dengan jari. Maka bermunculanlah perusahan-perusahaan baru yang menjanjikan jasa kepengurusan pengiriman mobil dari negeri asal.

Baik dari Eropa maupun dari Amerika. Namun hanya ada beberapa nama saja yang bisa bertahan sampai tahun-tahun menjelang Perang Dunia ke II. Diantara mereka adalah R.S Stockvis & Zonnen Ltd, yang tidak saja mengurus pesanan mobil-mobil Eropa maupun Amerika tetapi juga menyediakan suku-suku cadang lain yang diperlukan untuk mobil dan motor. Juga nama Verwey & Lugard dan Velodrome yang berkantor pusat di Surabaya.

Nama-nama lain yang kurang menerima pesanan impor seperti pemilik mobil O’herne yang juga memiliki mobil Peugeot juga akhirnya berminat menjadi perantara importir mobil seperti merk yang dimilikinya. Juga nama H.Jonkhoff yang berangkat dari pengusaha Piano kemudian menanamkan modalnya untuk bertindak sebagai agen impor mobil dari Amerika seperti merk Ford, Studebaker dan mobil-mobil keluaran Jerman, Darraq, Benz, Brasier, Berliet dan lainnya.

Ada juga usaha untuk mendatangkan mobil-mobil Italia dan Perancis yang pada saat itu di Batavia kurang mendapat pasaran. Namun ternyata, setelah ditangani dengan publikasi/promosi yang baik produksi kedua negara tersebut jadi banyak dibeli, terutama mobil merk Fiat yang mungil bentuknya namun bertenaga besar. Cabang para importir mobil tersebut bukan hanya di Batavia dan Surabaya, tetapi ada juga di Semarang, Bandung, Medan dan kota lainnya.


Ref : kaskus.us

Cara Memasak Mie Instant yang Sehat dan Enak

Kamu pasti tahu dong, setiap lagi masak mie air mienya itu berwarna kuning? Tapi pernahkah terpikir olehmu apa yang membuat air mie itu bergitu kuning? Apakah karena emang mie tersebut berwarna kuning, maka air rebusan mie juga ikut kuning?

Hmmm..., bingung kan??? Jangankan kita, karyawan pabrik mie saja tidak semuanya yang tahu apa-apa saja yang terkandung dalam mie instant tersebut. Mungkin kita bisa saja menebak yang macam-macam, tapi yang jelas, dalam mie instant memang terdapat bahan-bahan yang berbahaya, baik pada mienya sendiri maupun pada bumbu-bumbunya.

Untuk mengantisipasi/mengurangi kemungkinan buruk yang terjadi gara-gara kamu makan mie instant, mending cara memasaknya saja yang kita siasati. Yuk kita ikuti saja cara-caranya seperti berikut ini:


1. Rebus Air dalam Panci sampe mendidih
Yang pertama, rebus air di panci...




2. Masukan Mie
Mienya harus di masukin setelah air mendidih ya, kalo belum mendidih jangan dimasukin dulu




3. Aduk-aduk Mie ± 1.1/2 menit yang pertama
Setelah mie di masukin ke panci, mie harus di aduk-aduk terus ± 1,5 menit, ini supaya bahan-bahan kimia yang ada dalam mie instan rontok misalnya Lilin, Zat Pewarna, Zat pengawet dan ratusan lagi zat-zat kimia lain yang berbahaya bagi tubuh kita.




4. Buang air rebusan mie yang pertama
Coba perhatikan air hasil rebusan mie tsb, kuning dan keruh, menurut saya itu adalah bahan-bahan kimia berbahaya yang terkandung di dalam mie.




5. Masukin lagi ke dalam air dingin dan di rebus lagi untuk yang kedua
Setelah itu masukkan lagi kedalam panci untuk di rebus yang kedua kalinya, pakai air bersih ya.... terus jangan lupa di aduk-aduk lagi ± 1,5 menit yang kedua, biar bahan kimianya makin rontok






6. Angkat dan Mie Siap untuk di Hidangkan
kalo udah n kalo mienya adalah mie Goreng langsung bisa di angkat untuk di hidangkan, tapi kalo mie rebus/kuah airnya bisa di buang lagi dan bisa diganti pake air termos yang panas.
jangan lupa kasih sayuran atau lauk lainnya biar makin maknyus...






Kalau mo lebih sehat tambahkan sayurannya ya.............


Pendapat seorang mantan karyawan pabrik mie tentang cara memasak mie yang sehat ini :

Benar kata TS rebusan air mie pertama mesti dibuang.
tepung yang dipakai untuk pembuatan mie adalah tepung manildra yang kemudian di ayak sebelum dipakai jadi yang terpakai adalah tepung yang benar2 bersih dan halus
Kemudian yang membuat mie itu berwarna kuning adalah alkali, sampe sekarang pun saya tidak pernah tau apa saja yang terkandung dalam alkali tersebut karena sudah datang dalam bentuk bubuk kemudian dicampur dengan air demin yang kemudian di aduk bersama tepung tadi.
Setelah rata kemudian masuk ke mesin yang bernama doughsheet yang berfungsi untuk membuat lembaran, kemudian diteruskan ke mesin roll press untuk menipiskan lembaran tadi sampai pada ketipisan yang diinginkan
Kemudian diteruskan ke slitter untuk membuat mie menjadi meriting dan membagi lembaran tadi menjadi 6 bagian
Setelah itu mie di beri steam dengan suhu +/- 150 derajat celcius (gampangnya dikukus)
Kemudian masuk ke mesin cutting untuk dipotong dan dilipat, coba perhatikan mie sebelum direbus pasti bentuknya terlipat
Baru masuk ke frying untuk digoreng
Setelah itu ditiriskan dan dimasukkan ke cooling fan, ini berguna untuk mengeluarkan sisa minyak dan mendinginkannya sebelum di packing sehingga tidak berjamur
Setelah itu barulah mie masuk di channelizer yang kemudian diberi bumbu oleh petugas bumbu
Baru mie di packing apabila kemasan dipencet dan ternyata angin yang terdapat didalam kemasan berkurang maka mie tersebut dinyatakan tidak layak jual

apabila merunut kejadian di atas maka sebenarnya mie telah aman, dikarenakan ada petugas QC yang selalu melakukan pengecekan dari mulai tepung akan masuk ke mesin ayak sampai mie dikemas.
tapi yang jadi masalah orang yang bekerja pada pabrik mie belum tentu tahu apa saja kandungan yang terdapat dalam alkali yang membuat mie berwarna kuning tersebut, hanya yang saya tau di alkali itu terdapat zat pengawetnya.
karena itu lebih aman air rebusan pertama dibuang sehingga yang tertinggal hanyalah tepung yang telah menjadi mie.

ref : kaskus

Senin, 30 Mei 2011

Awas ! Selain Jantungan, Perokok Juga Bisa Terserang Kanker Lidah


Asap rokok yang mengepul dalam rongga mulut dan terkena lidah dapat memicu kanker lidah.

Kanker lidah adalah suatu neoplasma malignat yang timbul dari jaringan epitel mukosa lidah dengan selnya berbentuk squamous cell carcinoma (cell epitel gepeng berlapis) dan terjadi akibat ransangan menahun.

Ada juga beberapa penyakit tertentu (premalignant) seperti syphilis dan plumer vision syndrome, leukoplasia, reytoplasia. Kanker ganas ini dapat menginfiltrasi ke daerah sekitar lidah, di samping itu dapat melakukan metastase secara limfogen dan hematogen.

Merokok, menjadi salah satu pemicu kanker lidah, terutama bagi seseorang yang merokok lebih dari dua bungkus per hari. Risiko itu akan meningkat jika mengonsumsi alkohol 6-12 oz sehari.

Lidah bisa mengering karena paparan asap rokok. Kalau itu terpapar bolak-balik, mekanismenya akan bekerja berlebihan.

Akhirnya orang yang berbakat untuk kanker, sel-selnya berubah menjadi ganas, akhirnya menjadi kanker lidah. Kanker lidah yang sering terjadi adalah tipe karsinoma sel skuamosa, sedangkan untuk jenis lainnya jarang terjadi.

Dokter klinik gigi Klinik Bakti Asih, Pondok Kacang Ciledug Tangerang, drg Tuti Octavira, menjelaskan berdasarkan anatominya, lidah dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu 2/3 depan (anterior) yang dapat digerakkan (termasuk dalam bagian dari rongga mulut) dan 1/3 belakang (posterior) yang tidak dapat bergerak (termasuk dalam bagian orofaring).

“Mereka merupakan satu kesatuan, walaupun berasal dari perkembangan jaringan embrio yang berbeda,” ujar dokter Tuti.

Lebih lanjut dia menjelaskan, insiden kanker lidah meningkat sejalan peningkatan usia. Umumnya terjadi pada usia sekitar 60 tahun, tetapi saat ini telah terjadi pergeseran usia, sehingga banyak ditemukan pada usia lebih muda.

Kebanyakan perokok adalah pria. Tak heran jika pria lebih banyak menderita kanker lidah daripada wanita. Perbandingannya adalah 2:1. Tapi kondisi itu, kata dokter Tuti, juga mulai bergeser karena sudah banyak wanita merokok.

"Kasusnya pun menjadi banyak juga terjadi pada wanita," ungkapnya.

Faktor predisposisi utama terjadinya kanker lidah ini adalah alkohol dan tembakau, selain itu pemakaian gigi palsu yang tidak sesuai, kebersihan mulut yang buruk, radang kronis dan genetik.

Gejala kanker lidah biasanya terdapat luka (ulkus) seperti sariawan yang tidak sembuh dengan pengobatan yang adekuat, mudah berdarah, nyeri lokal, nyeri yang menjalar ke telinga, nyeri menelan, sulit menelan, pergerakan lidah menjadi semakin terbatas.

Pada stadium dini, kanker lidah tidak menimbulkan nyeri dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan rutin gigi. Kanker biasanya tumbuh di bagian pinggir lidah. Hampir tidak pernah di pangkal lidah, kecuali pada seseorang yang pernah menderita sifilis yang tidak diobati selama beberapa tahun.

Karsinoma sel skuamosa pada lidah seringkali tampak seperti luka terbuka (borok) dan cenderung tumbuh ke dalam jaringan di bawahnya. Merokok sigaret lebih mungkin menyebabkan kanker mulut dibandingkan merokok cerutu atau melalui pipa.

Bercak perokok (bintik kecoklatan yang mendatar) bisa timbul di sisi sebuah sigaret atau pipa biasanya diletakkan di bibir. Dengan biopsi, bisa diketahui apakah bercak itu bersifat ganas atau tidak.

"Pada stadium lanjut terjadi kesulitan untuk membuka mulut (trismus) dan adanya pembesaran kelenjar leher," imbuhnnya.

Tuti menuturkan, pencegahan kanker lidah ini, tentunya dengan menghindari sejumlah faktor risiko yang bisa mencetuskan timbulnya kanker lidah tersebut.

Menurut beberapa penelitian, dapat diberikan retinoid untuk pencegahan kanker lidah dari premalignant (awal dari keganasan) menjadi malignant (keganasan), dan juga untuk mencegah timbulnya tumor kembali di tempat berbeda (second primary tumor) dengan cara menstabilisasikan membran mukosa.

Asap rokok yang mengepul dalam rongga mulut dan terkena lidah ternyata memicu kanker. Lidah bisa mengering karena paparan asap rokok.

“Kalau itu terpapar bolak-balik mekanismenya akan bekerja berlebihan. Akhirnya orang yang berbakat untuk kanker, sel-selnya berubah menjadi ganas yang akhirnya akan menjadi kanker lidah,” ucap dokter kelahiran Medan, 6 oktober 1981.

Bukan hanya asap rokok, seseorang yang malas menjaga kebersihan mulut dan gigi memiliki resiko terkena kanker lidah, karena kuman yang berjangkit lama-lama menjadi jamur, akhirnya berkembang menjadi kanker juga bisa menjadi pemicu dari kanker lidah.


Ref : inilah.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites